Beri Nilai Situs Kami
@
SearchIndonesia

 
Jabar Berjaya di Pencak Silat

Jawa Barat menyikat empat dari 17 medali emas yang diperebutkan dalam final pencak silat PON XIV di Padepokan Nasional Pencak Silat Indonesia Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Rabu (18/9).

Pesilat wanita Ika Lesmana yang turun di kelas B (50-55 kg) mempersembahkan emas pertama setelah menggulung Rachmi Purbasari (Jatim) dengan angka mutlak 5-0. Lalu disusul pesilat Joko S. Juara SEA Games, Dani Wisnu, yang turun di kelas E putra (65-70 kg) menghempaskan muka baru Rambli Rubba (Sulsel) dengan angka telak 5-0. Sedang emas keempat dipersembahkan Taslim Aziz.

Sedang Jatim merebut tiga medali emas melalui pesilat putri Kurnia Sari F, yang menekuk Neliana Dumalang (Sulut). Kemudian diikuti Dwi Damayanti yang menang tipis 3-2 atas Puspita W (Jabar). Emas ketiga untuk Jatim dipersembahkan Heru Wibowo (kelas J putra, 90-95 kg) yang menang mutlak atas pesilat Aceh, Mahyudin.

Pesilat dari bumi Cendrawasih, juara dunia kelas bebas, Lilies Karubaba, secara meyakinkan menghempaskan Junike Tumengkol (Sulut). Lalu Zakaria Said, juara dunia kelas H (85 kg), mempersembahkan emas kedua untuk Irja, setelah menghempaskan pesilat asal Sumut Zulfan R.

Sementara itu, Jateng juga menyabet dua emas melalui Haris Nugroho, yang menang dengan kategori teknik atas pesilat Jabar Mulyana. Sebelum babak kedua berakhir, pedamping pesilat Jabar melempar handuk putih pertana menyerah. Kaki Mulyana cedera terkena sapuan kaki Haris Nugroho. Sedang emas kedua dipersembahkan Nur Iskak Al Jufri.

Dua medali emas lainnya masing-masing direbut pesilat DKI (Bondan Wirawan, Trias Pujo) dan Bali (Ni Made Wahyuni (pemegang rekor juara 3 kali PON dan SEA Games serta I Wayan Wirawan).

Sedang pesilat Kaltim, M Asdar dan Suryani Usman dari Sulut mempersembahkan masing-masing satu emas untuk daerahnya.

Final pencak silat yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga petang hari itu berlangsung cukup meriah. Bunyi genderang, tambur, terompet, maupun teriakan ratusan suporter menggema sepanjang pertandingan. ''Perang'' spanduk antarkontingen, terutama kontingen Jatim dan Jabar, menambah semarak padepokan pencak silat tersebut.

Sebelum pertandingan berakhir, penonton disuguhi atraksi pencak silat yang menggunakan tangan kosong, senjata tajam, dan tali. Semua pesilat yang ditampilkan adalah anggota IPSI (Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia) cabang Jakarta.

Kembali

Artikel Lain

Pencak Silat, Upaya Menepis "Wajah Kampungan"

"Menjual" Pencak Silat ke Mancanegara

Tantangan untuk Membuat Pencak Silat Mendunia

Pencak Silat akan ke Asian Games

Sejarah Pencak Silat di Jawa Barat

Free Web Hosting by Netfirms
Web Hosting by Netfirms | Free Domain Names by Netfirms

Pencak Silat
Bagai mana menurut anda perkembangan pencak silat dewasa ini

Berkembang dengan pesat
Kurang berkembang
Kalah dengan beladiri lain
Memprihatinkan
Tidak perduli


Current Results


|Guru Besar | Sejarah Singkat | Arti Lambang | Atlet Berprestasi|

| Unit LatihanLink | Galeri | Prestasi Perguruan |

| Download | E-mail Gratis |